Showing posts with label life rhyme. Show all posts
Showing posts with label life rhyme. Show all posts

13.9.08

Jadikanlah Aku Seperti Yang KAU Inginkan...

"Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya. Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu.

Dia berkata kepada batang bambu,"Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?"

Batang bambu menjawabnya, "Oh tentu aku mau bila dapat berguna bagi engkau, Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku menjadi pipa saluran air itu."

Sang petani menjawab, "Pertama, aku akan menebangmu untuk memisahkan engkau dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan membelah-belah engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan lancar. Apabila aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa yang akan mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang kutanam dapat tumbuh dengan subur."

Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam, kemudian dia berkata kepada petani, "Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku, bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku yang indah ini, dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?"

Petani menjawab batang bambu itu, "Wahai bambu, engkau pasti kuat melalui semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling kuat dari semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah."

Akhirnya batang bambu itu menyerah, "Baiklah, Tuan. Aku ingin sekali berguna bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang kau kehendaki."





7.9.08

tentang memaafkan dan melupakan





Mungkin agak telat menuliskan ini, mengingat puasa dah nyampe di hari ke 7. But it's better to late than never, right?! so i keep on writing about forgive and forget.

Tentang memaafkan dan melupakan. FORGIVe and FORGet. jelas hal yang paling susah dengan sifat-sifat dasar manusiawi yang dimiliki manusia. terlebih ketika itu menorehkan luka yang mendalam. pun ketika itu terjadi denganku, akupun akan merasakan kesulitan yang sama baik untuk memaafkan atau pun melupakan dan bahkan mungkin bisa kubawa dalam ingatan, pikiran, jiwa, serta raga di sepanjang hidupku dan kubawa di setiap jejak langkahku.

kemudian aku berpikir dan sejenak membayangkan. jika 1 orang melukaiku dan kubawa di setiap hembusan nafasku dan jejak langkahku, apa yang terjadi ketika 10 atau 100 atau bahkan ribuan orang melukaiku dan kubawa di setiap nafasku dan langkahku?! bukankah itu justru menjadi tumpukan bahkan gundukkan yang berat untuk dipanggul dalam diri dan jiwa?! dan sungguh memberatkan langkah yang kan menjadikanku terseret dan tertatih?!


Memang manusia adalah manusia, yang tiada yang sempurna selain diriNYA. manusia adalah manusia yang punya perasaan lengkap sebagai manusia. Yang bisa merasakan hangat dan nyaman ketika dicinta, dan merasakan benci dan marah ketika disakiti. namun aku beripikir, apakah rela, berjalan dengan segala beban, dengan segala benci, dengan segala dengki karena tersakiti dan terluka?! apakah aku rela, dalam hidup yang singkat ini kuisi dengan kebencian, amarah, dendam, dan luka?! JELAS TIDAK !!! sangat disayangkan bahwa hidupku yang cuma sekali dan singkat ini, harus kuisi dengan segala beban karena amarah, benci, sakit hati, dan luka yang justru akan menghambat langkahku. dan hanya dengan memaafkan dan melupakan untuk kemudian tersenyum tulus, segala beban akan kebencian dan rasa sakit bisa hilang dan langkah menjadi seringan kapas.

jadi buatku, memaafkan dan melupakan bukanlah untuk orang lain yang kita maafkan. tapi lebih untuk diriku sendiri. diri kita sendiri. untuk menjadikan diriku dan diri kita semakin bebas melangkah dan terbang sebebas merpati, menatap luas cakrawala, tanpa beban di hati dan pikiran yang menggelayut.


MEski berat untuk memafkan, meski berat untuk melupakan, tapi yang pasti... aku ingin selalu belajar memaafkan dan melupakan... dan menorehkan segala hal yang menyakitkan di atas pasir, agar mudah terhapus oleh angin dan terlupakan... seperti kisah indah dibawah ini.


"Ada satu kisah tentang 2 orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar dan salah seorang menampar temannya.

Orang yang kena tampar merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir: "HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU."

KEmudian, mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya.

Ketika dia siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: "HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU."

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir dan sekarang menulisnya di batu?"

Sambil tersenyum temannya menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa baik terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar takkan pernah bisa hilang tertiup angin."


demikianlah...
Dalam hidup ini, pasti akan sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masa lalu agar perbedaan yang ada bisa hidup berdampingan dan sejalan.

DAN BELAJARLAH MENULIS DI ATAS PASIR...



*** untuk semua yang kucinta dan kubenci, dan untuk semua yang mencintaiku dan membenciku ***







25.8.08

" life is like a box of chocolate... "


entah bagaimana... tapi yang jelas hidup itu memang penuh dengan kejutan. Bagai kotak pandora..."we never know what we get." Kadang indah, kadang mengerikan, kadang lucu, kadang menakutkan, kadang pahit, kadang manis dan nikmat terasa, tapi juga kadang mengherankan dan ga masuk akal.
class="fullpost">
Itulah kejutan ! hal yang paling kusuka, paling kunanti, dan paling kunikmati, separah apapun yang kudapat... bahkan seperti ketika "kangen band" secara mengejutkan menjadi jawara lagu indonesia dan sangat "happening" (dan mungkin tulisan ini menjadi salah satu penanda atas eksistensi mereka), atau seperti ketika "batik" tiba-tiba membumi dan semua fesyen mengandung unsur batik meski ada yang berkesan maksa, atau mungkin seperti ketika tiba-tiba muncul pembunuh berantai beneran di dunia nyata ini bernama "Ryan" seperti di filem-filem yang biasa kita tonton, atau mungkin seperti hebohnya "ayat-ayat cinta yang meluluhlantakkan hati SBY dan habbibie dan satu indonesa raya, dimana anehnya belom pernah kutonton sampai saat ini, dan masie banyak hal lain yang bisa men-definisi-kan sebuah "kejutan"

Demikianlah hidup. Demikianlah kejutan. Dan demikianlah hidup lengkap dengan segala yang mengejutkan. Dimana hanya perlu kita jalani, kita pahami, dan kita syukuri, tanpa perlu kita sesali segala yang tlah terjadi. Karena segala sesuatunya, hanyalah sebuah proses untuk mengembangkan sebuah jiwa yang hidup. Jiwa yang berbeda antara satu dengan lainnya. dan Jiwa yang akan benar-benar memahami ketika tiba masanya. karena hidup begini indah dan segala sesuatu kan tiba waktunya...



Maka nikmatilah dan selamat menikmati !







*** untuk sebuah jiwa yang berkata "karena hidup itu indah" ***


24.8.08

karena hidup itu pilihan...

karena hidup itu pilihan dan hanya sekedar pilihan...
dimana tidak ada yang rumit dari sebuah hal "memilih"...
seperti ketika aku...
class="fullpost">
lebih memilih tempe daripada tahu,
lebih suka bakso daripada mie ayam ceker,
lebih cinta teh daripada kopi, (dan wajib mengalir dalam tenggorokanku di pagi dan sore hari)
lebih seneng coklat daripada keju,
lebih suka susu ultra daripada susu indomilk,
lebih nikmat burjo singosari daripada brux,
lebih enjoy jazzy lounge daripada club dugem,
lebih nyaman dress up simple daripada jadi korban mode
lebih suka ngojek daripada ngangkot

lebih hobby bangun siang daripada bangun pagi

lebih memilih sedikit bicara banyak bekerja daripada sedikit kerja tapi bicara ga da matinya
lebih memilih hasil akhir yang bagus daripada meributkan gimana prosesnya
lebih memilih hal kreatif daripada eksakta
lebih suka yang pasti daripada gambling dan menggantung


lebih memilih diam daripada vokal dan sok tau
lebih memilih tidak disukai daripada harus menjual diri untuk dicintai
lebih memilih jujur apa adanya daripada harus menghafal kebohongan demi kebohongan yang
telah dibuat (biar aman dan ga ketauan kalo bohong)
dan lebih memilih menjadi diri sendiri dengan segala yang ada tanpa dibuat buat daripada harus
repot berpura-pura menjadi orang lain dan asal ikuti arus tanpa tujuan yang jelas

lebih memilih mencintai dengan tulus daripada pura pura dicintai
lebih memilih dirumah...tidur...sendiri...daripada harus mengemis cinta
dan lebih memilih berjuang sendiri daripada harus menggantungkan diri apalagi dibeli orang

demikianlah aku...dengan segala pilihanku dan segala resiko dari sebuah pilihan yang tlah kubuat
karena memang demikianlah hidup...
yang tidaklah susah ataupun berat untuk kita jalani
yang hanya perlu untuk kita pahami
yang hanya perlu kita syukuri

karena memang hidup hanyalah sebuah pilihan...



***terimakasih atas semua yang telah kualami dan menjadikanku satu langkah lebih maju***